CIMAHI — Wali Kota Cimahi Ngatiyana meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa sekolah dasar di SD Mandiri 5 yang berlokasi di Jalan Pesantren, Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi, Senin (20/04/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan lancar bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam kesempatan itu, Ngatiyana juga berinteraksi langsung dengan para siswa serta meninjau pelaksanaan ujian yang sedang berlangsung di beberapa ruang kelas.
"Hari ini saya mengunjungi SD Mandiri 5 di Jalan Pesantren, Kelurahan Cibabat untuk mengecek langsung anak-anak sekolah dasar yang sedang melaksanakan TKA. Anak-anak ini nantinya akan melanjutkan ke jenjang SMP," ujar Ngatiyana.
Dari hasil peninjauan, Ngatiyana menilai para siswa mampu mengikuti tes dengan baik tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan bahwa materi pelajaran yang disampaikan oleh para guru dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik.
"Saya cek langsung, tidak ada anak yang mengalami kesulitan. Berarti pelajaran yang disampaikan oleh para guru menyambung dan dipahami oleh anak-anak sehingga mereka bisa mengerjakan soal dengan baik," katanya.
Selain meninjau pelaksanaan tes, Ngatiyana juga memberikan pesan kepada para guru dan pihak sekolah menjelang kelulusan siswa sekolah dasar.
Ia mengimbau agar perayaan kelulusan tidak dilakukan secara berlebihan, termasuk kegiatan rekreasi ke luar daerah yang berpotensi menimbulkan risiko.
"Saya tekankan kepada para guru, setelah anak-anak menyelesaikan pendidikan di SD tidak perlu euforia atau rekreasi jauh-jauh. Cukup dilaksanakan di sekolah masing-masing tanpa meninggalkan Kota Cimahi agar risiko bisa dihindari," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menilai sarana dan prasarana pelaksanaan TKA di SD Mandiri 5 sudah memadai. Sekolah dinilai memiliki fasilitas yang lengkap serta tenaga pendidik yang cukup untuk menunjang proses pembelajaran maupun pelaksanaan seleksi.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik ini dilakukan dalam beberapa sesi secara terencana agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tertib.
"Saya cek semuanya, fasilitas ada dan lengkap, guru-gurunya juga lengkap. Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Ngatiyana. (Bidang IKPS)**